Updates

Blog
20 Januari 2018
Mengenal Konsep Pencatatan Transaksi Keuangan dan Prosesnya

Seluruh perusahaan akan menjalankan proses akuntansi untuk perkembangan bisnisnya. Dalam proses tersebut, perusahaan akan mencatat seluruh hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan.  Laporan financial yang akurat dihasilkan jika aktivitas usaha berjalan baik. Contoh salah satu transaksi keuangan adalah pembelian barang dagang atau aktiva antara dua entitas atau lebih. 

Berikut beberapa konsep pencatatan akuntansi 

1.    Cash Basis
Basis akuntansi yang mengakui adanya pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar serta digunakan untuk pengakuan pendapatan dan pembiayaan disebut dengan Cash Basis.

Dalam metode ini, pencatatan kegiatan keuangan dilakukan saat kas atau uang tunai telah diterima, misalkan perusahaan menjual produknya namun belum dibayar, maka itu belum masuk ke dalam cash basis. Jika kas telah diterima, barulah transaksi tersebut akan dicatat.

Cash basis mendasarkan metodenya pada dua hal yaitu:

  • Pengakuan Pendapatan. Pada saat perusahaan menerima pembayaran secara kas atau tunai, maka disebut dengan pendapatan.
  • Pengakuan Biaya. Pada saat sudah dilakukannya pembayaran secara kas, maka akan disebut dengan pengakuan biaya. 

 

2.    Accrual Basis
Metode ini memiliki fitur pencatatan dimana transaksi sudah tercatat karena memiliki implikasi uang masuk dan keluar di masa depan. Konsep ini juga memungkinkan untuk digunakan dalam mengukur aset. Jadi metode ini mempengaruhi transaksi dan peristiwa lainnhya pada saat transaksi dan tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas dibayarkan. 

Accrual basis mendasarkan metodenya pada dua hal yaitu:

  • Pengakuan Pendapatan. Saat pengakuan pendapatan pada accrual basis adalah pada saat perusahaan mempunyai hak untuk melakukan penagihan dari hasil kegiatan perusahaan. Dalam konsep accrual basis menjadi hal yang kurang penting mengenai kapan kas benar-benar diterima. Makanya dalam accrual basis kemudian muncul adanya estimasi piutang tak tertagih, sebab penghasilan sudah diakui padahal kas belum diterima.
  • Pengakuan Biaya. Pengakuan biaya dilakukan pada saat kewajiban membayar sudah terjadi. Sehingga dengan kata lain, pada saat kewajiban membayar sudah terjadi, maka titik ini dapat dianggap sebagai starting point munculnya biaya meskipun biaya tersebut belum dibayar. Dalam era bisnis dewasa ini, perusahaan selalu dituntut untuk senantiasa menggunakan konsep accrual basis ini.

Yang perlu Anda ketahui bahwa untuk keseluruhan, jumlah pencatatan menggunakan konsep cash basis dan accrual basis akan memiliki angka yang sama. Perbedaannya hanya di waktu pencatatan transaksi keuangan dan selanjutnya akan disusun menjadi sebuah laporan keuangan yang saat ini dapat Anda buat secara mudah dengan menggunakan software akuntansi  SISCOM

Blog
The latest blog.