Updates

Blog
24 Januari 2018
6 Alasan Pentingnya Membuat Bisnis Plan Sebelum Memulai Bisnis

Bisnis plan atau rencana bisnis merupakan hal yang sangat penting dimiliki seorang pebisnis yang akan membuat usahanya berjalan dengan baik. Banyak sekali pebisnis yang ingin sukses namun karena hanya bermodalkan ide bisnis kreatif, bisnis yang mereka bangun kandas di tengah jalan karena tidak memiliki rencana.

Bisnis plan adalah sebuah rencana mengenai langkah-langkah apa saja didalam melakukan bisnis yang harus dilaksanakan untuk merealisasikan ide bisnis menjadi sebuah bisnis yang sukses.

Berikut alasan mengapa sebelum memulai bisnis Anda harus membuat bisnis plan terlebih dahulu.

1. Panduan dalam menjalankan bisnis

Bisnis plan sangat memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis dengan mengetahui langkap apa saja yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis sehingga bisnis tersebut lebih fokus dan terarah.

2. Mengumpulkan Sumber Dana

Dengan adanya bisnis plan yang Anda buat, Investor yang akan menanam modal di bisnis Anda akan lebih mudah mengerti proses bisnis Anda ketimbang dengan mendengarkan Anda bercerita. Meminjam uang di bank pun prinsipnya sama.

3. Menyusun Strategi Bisnis

Pebisnis memerlukan ide untuk menjalankan bisnis, namun tidak hanya sebuah ide Namun tanpa adanya rencana yang tersusun matang, ide akan menjadi hal yang biasa saja.

4. Menyeimbangkan emosi dan rasio

Saat membayangkan memiliki bisnis, seseorang akan mulai berpikir bahwa hanya hal-hal baik yang akan terjadi seperti keuntungan yang besar dan lain sebagainya. Pebisnis harus realistis dengan keadaannya saat ini, oleh karenanya, sebuah bisnis plan diperlukan untuk menyeimbangkan antara emosi dan rasio.

5. Terhindari dari kesalahan fatal

Bisnis plan sangat penting dalam sebuah usaha. Seorang pebisnis tentu akan mengalami kerugian besar apabila tidak membuat bisnis plan di awal. Bisnis plan beragam jenisnya, namun yang terpenting harus memuat hal-hal seperti struktur organisasi, strategi bisnis, keunggulan dan kelemahan perusahaan, ciri khas produk dan lain sebagainya.

6. Komunikasi dengan Seluruh Pemilik Saham

Bisa jadi dalam bisnis yang dibuat, melibatkan beberapa pihak sehingga bisnis plan harus dibuat untuk memberikan persepsi yang sama mengenai bisnis.

 

Menyusun bisnis plan juga ada langkah-langkahnya, berikut adalah beberapa langkah menyusun bisnis plan untuk bisnis Anda.

a. Pahami bisnis

Pahamilah keseluruhan mengenai potensi bisnis, bentuk bisnis dan hambatan yang ada dalam bisnis. Gunakan analisis SWOT dalam langkah ini sebagai langkah awal untuk membangun bisnis sesuai keinginan.

b. Tentukan tujuan dan arah bisnis

Buatlah tujuan dan arah bisnis sejelas mungkin sehingga lebih mudah dicapainya. Tujuan dan arah yang jelas maka pebisnis tidak akan kesulitan suatu saat dalam merancang langkah dari bisnis plan tersebut.

c. Tentukan sasaran bisnis

Dengan menentukan sasaranbisnis, pebisnis lebih mudah untuk menyesuaikan konten bisnis plan sehingga sesuai dengan kemauan klien maupun investor. Buatlah bisnis lan secara profesional.

 

Dalam bisnis plan, hal-hal yang perlu ditulis harus jelas, berikut penjelasannya.

1. Ringkasan Eksekutif

Ringkasan ini berisi tentang bisnis apa yang akan dibuat oleh pebisnis. Visi misi dan tujuan bisnis. Buatlah bisnis plan yang lebih persuasive atau menjual.

2. Latar belakang perusahaan

Berisi tentang data lengkap perusahaan, Founder, co-Founder, struktur organisasi dan pemilik saham.

3. Analisis Pasar  dan Marketing plan

Berisi bagaimana strategi Anda dalam melakukan analisis pasar sehingga Anda paham mengenai strategi marketing plan apa yang akan dijalankan sehingga perusahaan akan mendapat keuntungan.

4. Analisis produksi

Analisis produksi berisi penjelasan mengenai sistem operasional bisnis yang Anda jalankan. Misalya bisnis yang Anda jalankan adalah bisnis travel, maka jelaskan dengan detail bagaimana cara Anda menyediakan tiket dan bagaimana pembeli membeli tiket dari Anda.

5. Analisis Sumber Daya Manusia

Berisi tentang jumlah orang yang dibutuhkan dan kompetensinya apa saja sehingga dapat mempercepat kecepatan bisnis.

6. Analisis Keuangan

Berisi tentang proyeksi pendapatan dan pengeluaran, pengembanlian modal (break event point), pengembalian investasi (return on investment) dan juga perhitungan penggunaan daya ungkit (leverage) dan lain sebagainya.

7. Rencana Pengembangan Usaha

Pemilik saham ataupun calon investor tentu akan melihat seberapa besar usaha yang akan kita buat sehingga kecepatan berapa lama perusahaan kita berkembang dapat dilihat dari bisnis plan juga.

8. Risiko Usaha

Risiko usaha termasuk risiko operasional pekerjaan yang dijalankan sehari-hari, risiko likuiditas atau lainnya.

Saat Anda memutuskan berbisnis, Anda juga harus memutuskan siap untuk mengelola keuangan bisnis Anda dengan baik. Selain memanfaatkan tenaga SDM yang handal, Anda juga dapat mempercayakan bisnis plan Anda kepada SISCOM Accounting Software sehingga mempermudah pengelolaan keuangan bisnis Anda. Selain itu, dengan menggunakan software akuntansi SISCOM, laporan keuangan dapat Anda control dari mana saja dan kapan saja. Mudah ? Tentu saja. Untuk info silahkan klik di sini.

Blog
The latest blog.