Updates

Blog
26 Januari 2018
Perbedaan Akuntansi Perusahaan Dagang, Manufaktur dan Jasa

Pada dunia usaha, Anda harus paham pada tiga macam usaha berbeda yang ada dan sangat mempengaruhi proses akuntansi. Karena pencatatan keuangan yang baik akan mempengaruhi proses akuntansi lainnya. Adapun tiga jenis usaha yang mempengaruhi prosesnya adalah perusahaan dagang, perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa.

Perusahaan dagang memperoleh barang persediaan dari pemasok atau supplier yang berbentuk bahan jadi untuk dijual kembali. Perusahaan yang seperti ini melakukan penjualan kembali dengan mengambil sisa penjualan sebagai keuntungan bisnis.   

Perusahaan manufaktur memperoleh barang yang terbuat dari bahan mentah menjadi bahan baku atau bahan jadi.

Perusahaan jasa tidak mempunyai persediaan barang untuk dipasarkan karena barang yang dijual tidak memiliki stok persediaan barang untuk dipasarkan.

 

 

Persediaan

Pembelian

Harga

Akuntansi Biaya

Perusahaan Dagang

Barang yang akan dijual

Ada

Ada Harga Pokok Penjualan (HPP)

Tidak Ada

Perusahaan Manufaktur

  • Bahan baku
  • Persediaan dalam proses produksi
  • Persediaan bahan pembantu
  • Persediaan barang jadi

Ada

Ada Harga Pokok Penjualan (HPP)

Ada

Perusahaan Jasa

Tidak ada persediaan

Langsung dimasukkan dalam peralatan atau perlengkapan

Tidak ada harga pokok penjualan (HPP)

Tidak ada

Khusus untuk perusahaan jasa, proses penjualan dan produksi jasa berlangsung saat ada kesepakatan antara perusahaan dan konsumen. Oleh karenanya, dalam dunia akuntansi hanya terdapat dua transaksi utama pada perusahaan jasa yaitu transaksi administratif dan penjualan jasa.

Siklus akuntansi perusahaan jasa berbeda dari yang lain seperti berikut

1. Pencatatan Keuangan

Proses pembuatan jurnal dan juga pemindahbukuan semua transaksi keuangan.

2. Pembuatan ringkasan

Hal ini dilakukan setelah selesianya tahap pencatatan keuangan. Pembuata ringkasan ini berpengaruh pada seluruh transaksi keuangan yang terjadi selama periode yang bersangkutan. Adapun kegiatan pembuatan ringkasan ini yaitu penyusunan neraca saldo, pembuatan jurnal penyesuaian, penyusunan neraca lajur, pembuatan jurnal penutup dan neraca saldo setelah penutupan.

3. Pembuatan laporan keuangan

Kegiatan pembuatan laporan keuangan meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan juga laporan aliran kas.

 

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa proses akuntansi yang berjalan sangat bergantung kepada jenis usaha yang dijalankan. Apabila Anda mengalami kesulitan terkait dengan akuntansi perusahaan yang sedang Anda kelola, Anda dapat memperoleh kemudahan dengan menggunakan software akuntansi SISCOM. SISCOM Accounting Software adalah sebuah software akuntansi berbasis premise yang sangat memudahkan Anda dalam mengelola keuangan perusahaan hingga menjadi laporan keuangan. SISCOM membuat akuntansi perusahaan Anda menjadi lebih cepat, mudah dan aman dalam mengelola keuangan bisnis.

Blog
The latest blog.