Updates

Blog
29 Januari 2018
Pengertian Akuisisi dan Jenisnya Yang Harus Anda Pahami

Bagi sebagian orang, kata Akuisisi mungkin agak jarang terdengar. Namun secara umum, Akuisisi adalah proses pengakuan ya ng dikonotasikan kepada sebuah organisasi publik maupun non publik (privat). Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah ini memiliki arti sebagai berikut:

“Pemindahan kepemilikan perusahaan atau aset (dalam industry perbankan terjadi pembelian saham di atas 50%), pengambil alihan kepemilikian perusahaan atau aset. Atau cara memperbesar perusahaan dengan cara memiliki perusahaan lain”

Menurut PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) No. 2, paragraf 08 tahun 1999, akuisisi adalah suatu penggabungan usaha dimana salah satu perusahaan yaitu pengakuisisi (acquirer) memperoleh kendali atas aktiva neto dan operasi perusahaan yang diakuisisi (acquiree) dengan memberikan aktiva tertentu mengakui suatu kewajiban atau mengeluarkan saham.

Menurut Rekso Hadiprojo, dalam buku karangan Wiharti (1999), proses akuisisi berdasarkan keterkaitannya dibedakan menjadi tiga jenis yaitu Akuisisi Horizontal, Akuisisi Vertikal dan Akuisisi Konglomerat.

1. Akuisisi Horizontal

Akuisisi ini merupakan proses pengambil alihan kekuasaan suatu organisasi oleh perusahaan dengan jenis bisnis sama.

2. Akuisisi Vertikal

Akuisisi ini merupakan proses pengambil alihan sebagian besar saham perusahaan pemasok atau mengambil alih pelanggan dari badan usaha yang dibeli.

3. Akuisisi Konglomerat

Akuisisi ini merupakan proses pengambil alihan sebagian besar saham atau aset atau kepemilikan suatu badan usaha yang sama.

 

Berdasarkan bentuk dasar dan objek akuisisi terdapat tiga prosedur dasar yang tepat dilakukan perusahaan untuk mengambil alih perusahaan lain yaitu sebagai berikut

1. Akuisisi Saham

Cara pertama adalah dengan mengambil alih perusahaan lain dengan cara membeli saham perusahaan tersebut, dibeli baik secara tunai ataupun menggantinya dengan saham ataupun obligasi.

2. Merger atau konsolidasi

Cara kedua adalah dengan cara merger atau menggabungkan dua perusahaan atau lebih sehingga nama salah satu perusahaan dipakai untuk keduanya. Sedangkan konsolidasi digunakan untuk menunjukkan penggabungan dari dua perusahan atau lebih dan kemudian kedua nama perusahaan tersebut hilang dan digantikan dengan nama baru perusahaan gabungan.

3. Akuisisi Aset

Perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain dengan jalan membeli aktiva perusahaan tersebut. Cara ini akan menghindarkan perusahaan dari kemungkinan memiliki pemegang saham minoritas. Akuisisi aset dilakukan degan cara pemindahan hak kepemilikian aktiva-aktiva yang dibeli.

 

 

Blog
The latest blog.