Updates

Blog
30 Januari 2018
Masalah Akuntan yang Harus Dihindari

Dalam menjalankan pekerjaannya, semua profesi di dunia memiliki hambatan tersendiri. Tidak terkecuali seorang akuntan. Dalam menaklukan pekerjaan, seorang akuntan harus menghadapi masalahnya dengan baik sehingga pekerjaan yang dilakukan lancar.

Berikut adalah beberapa masalah yang sering dihadapi oleh akuntan.

1. Mencampur Akun Rekening Pribadi dengan Bisnis
Bukan berarti bisnis yang Anda bangun baru berdiri sehingga Anda bisa bebas mencampur aduk rekening pribadi dengan bisnis tersebut. Ketika Anda menjadi seorang owner sekaligus seorang akuntan bagi bisnis Anda, bersikaplah professional dengan memisahkan akun bank bisnis dan personal. Mencampur akun pribadi dengan bisnis sama sekali tidak boleh dilakukan karena dapat memberi dampak negative pada masa depan usaha Anda.
Karena segala alur keuangan serba tidak jelas karena jika Anda lupa mencatat salah satu transaksi maka akan terjadi ketidaksinkronan antara data akun bisnis dan personal.


2.Tidak Menyimpan Bukti Pembayaran
Tidak menyimpan bukti pembayaran adalah kesalahan yang hampir dilakukan oleh semua orang. Terlebih jika tanggungan pekerjaan Anda cukup banyak sehingga hal itu bisa seringkali Anda lakukan karena perhatian dan pikiran Anda bercabang. Padahal dalam laporan keuangan, kuitansi ataupun nota adalah bukti yang valid jika terjadi perbedaan atau selisih angka.

3.Kesalahan Pencatatan
Seorang akuntan, pekerjaan rutin dan wajib dilakukan sehari-harinya adalah mencatat dan mencocokkan laporan keuangan karena laporan inilah yang memiliki peran sangat penting dalam keberlangsungan bisnis.
Sebisa mungkin telitilah dalam melakukan pencatatan dan pencocokan laporan. Jangan sampai ada tagihan ke pelanggan yang belum terbayarkan.
Jika ada pencatatan yang salah, segera diperbaiki sehingga tidak berakibat fatal pada proses produksi atau keuangan perusahaan.

4.Tidak Percaya Kepada Pekerja
Sebagai seorang pelaku bisnis yang baru dibangun, biasanya ingin melakukan semuanya sendiri termasuk hal keuangan. Ketika bisnis mulai berkembang, cobalah percaya kepada salah satu staf atau pekerja di bisnis Anda untuk mengelola keuangan mengingat betapa pentingnya masa depan bisnis Anda. Jangan paksakan diri untuk melakukan semuanya sendiri. Hal ini meminimalisir terjadinya kesalahan juga.

5.Laporan Keuangan Dianggap Tidak Penting
Laporan keuangan tidak sekedar jumlah saldo yang ada di dalam kas. Lebih dari itu, laporan ini menyediakan data-data yang nantinya bisa digunakan untuk mengambil berbagai pertimbangan dan kebijakan yang terkait perusahaan. Laporan keuangan adalah salah satu aset yang dapat memajukan bisnis Anda.

Mulai saat ini, hindarilah kesalahan-kesalahan seperti diatas karena semua itu dapat berdampak buruk pada perusahaan. Jadilah seorang akuntan yang kompatibel dan memberikan dampak positif bagi perusahaan.


SISCOM Accounting Software adalah salah satu software akuntansi yang dapat membantu Anda menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi akuntan seperti diatas. Dengan menggunakan siscom, Anda dapat mandaftarkan diri Anda sekarang dengan klik di sini.


 

Blog
The latest blog.