Updates

Blog
08 Februari 2018
Lima Cara Terbaik Miliki Dana Darurat

Belum saatnya gajian tapi handphone Anda rusak, atau genteng rumah tiba-tiba bocor. Beberapa hal tak terduga sering terjadi dalam hidup bisa berupa keberuntungan maupun musibah. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan bersifat darurat, Anda wajib memiliki dana darurat yang juga merupakan salah satu kecerdasan mengelola keuangan Anda.

Bagaimana caranya untuk tetap menjalankan hari-hari seperti biasa namun Anda juga tetap bisa memiliki simpanan dana untuk kebutuhan darurat? Berikut caranya.

1. Jual barang tidak terpakai namun masih layak

Punya banyak barang yang masih layak dan tidak terpakai ? Daripada hanya memenuhi rumah, Anda dapat menjualnya di beberapa aplikasi penyedia layanan jual beli barang bekas secara online misalnya Carousell atau OLX. Cara ini dapat dipakai untuk menambah pundi-pundi dana darurat juga membantu Anda mengatur rumah agar tidak terlalu sesak dengan barang yang sudah tidak diperlukan.

2. Sisihkan 10-15% dari penghasilan bulanan

Saat gajian tiba, langsung buat pos-pos untuk pengeluaran seperti cicilan rutin (jika ada), kebutuhan rutin (listrik, telepon/pulsa, air, dll) biaya transportasi, biaya hiburan dan kebutuhan lainnya.

Untuk dana darurat, jangan lupa selalu sediakan minimal 10-15% dari pendapatan bulanan Anda. Apabila hal ini Anda lakukan secara rutin, tidak terasa dalam setahun besaran dana darurat ini jumlahnya melebihi pemasukan bulanan Anda. Hal yang paling dibutuhkan disini adalah konsistensi Anda.

3. Simpan di rekening khusus

Jangan satukan antara dana darurat Anda dengan rekening kebutuhan Anda sehari-hari. Terkadang, saldo di rekening akan membuat Anda bingung mengenia jumlah dan total yang sudah terpakai dari kebutuhan lainnya.

Cara paling aman adalah mengatur pos-pos kebutuhan dan dana darurat pada rekening terpisah. Jadwalkan kapan waktu transfer yang baik dari rekening kebutuhan Anda ke rekening dana darurat Anda.

4. Potong salah satu pos pengeluaran

Anda masih merasa bahwa pendapatan masih belum cukup untuk alokasi dana darurat? Kalau begitu, cara lainnya adalah potong salah satu pos pengeluaran Anda misalnya kebutuhan hiburan. Kalau biasanya Anda dan keluarga pergi ke mall setiap minggu, kurangi jadi 1-2 kali sebulan. Uang dari kebutuhan itu bisa Anda alihkan ke dana darurat.

Untuk mengatur keuangan bisnis dan pribadi Anda agar tidak tercampur, gunakan software akuntansi SISCOM Accounting Software. SISCOM mempermudah Anda melakukan pencatatan seluruh transaksi keuangan Anda sehingga pembukuan Anda akan lebih mudah terkontrol.

 

Blog
The latest blog.