Updates

Blog
19 Februari 2018
Manfaat dan Contoh Analisis SWOT Untuk Usaha Mikro

Pernahkah Anda mendengar tentang SWOT ? SWOT adalah kepanjangan dari Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Kesempatan/Peluang) dan Threat (Ancaman). Untuk mengetahui SWOT  perusahaan, diperlukan analisis mendalam. Analisis SWOT adalah bentuk perencanaan strategi bisnis yang diambil dari empat sisi utamanya.

Memiliki niat dan ide dalam membuat sebuah usaha atau produk dan segera kita jalankan atau jual di pasaran membuat kita berpikir, sebenarnya siapakah target pasar kita.

Pengertian

Analisis SWOT diperkenalkan pertama kali oleh Albert Humphrey pada tahun 1960 saat memimpin proyek riset di Stanford Research Institute, Universitas Stanford, dengan menggunakan data dari perusahaan Fortune 500.

Analisis ini didasarkan pada anggapan jika strategi efektif berasal dari faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan juga eksternal (kesempatan dan ancaman) dari sebuah bisnis atau organisasi sehingga Alber menggabungkan keempat faktor dari internal dan eksternal ini.

Manfaat

Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), metode analisis SWOT merupakan alat yang tepat untuk menemukan strategi yang dapat membantu perusahaan mencapai tujuan (visi) perusahaan.

  1. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weakness) sehingga perusahaan tetap mendapat keuntungan.
  2. Bagaimana cara megoptimalkan kekuatan (strengths) sehingga mampu menghasilkan keuntungan bagi perusahaan dari peluang-peluang (opportunities) yang ada.
  3. Bagaimana cara kekuatan (strengths) sebuah perusahaan menghadapi ancaman (threats) dari kompetitor dan lainnya.
  4. Bagaimana cara kelemahan (weakness) perusahaan membuat jadi ancaman balik bagi kompetitor dan lainnya.

Analisis SWOT bermanfaat sebagai strategi penentu masa depan keberlangsungan bisnis perusahaan.

Faktor Analisis SWOT

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, faktor analisis ini dibagi menjadi 2 yaitu Faktor Internal dan Faktor Eksternal.

Faktor internal yang dapat digunakan untuk analisis ini dari sisi Kekuatan (Strength) Kelemhaan (Weakness) sedangkan Faktor Eksternal terdiri dari Kesempatan (Opportunity) dan Ancaman (Threat).

Beberapa faktor internal yang didapat untuk analisis ini misalnya sumberdaya manusia (SDM), kondisi keuangan perusahaan, pencapaian perusahaan selama berdiri.

Sedangkan beberapa faktor eksternal yang digunakan adalah lingkungan, peraturan, sosial, politik dan ekonomi.

Contoh Analisis SWOT

Berikut adalah contoh sederhana yang dapat Anda pelajari dan pahami. Contoh analisis ini didasarkan bisnis marketplace Tokopedia.

1. Kekuatan (Strength)

  • Mudah diakses oleh pengguna
  • Fitur dan layanan yang tersedia lengkap
  • Menyediakan pilihan pembayaran, bisa cash ataupun kredit
  • Toko ataupun klien terverifikasi.
  • Pencatatan transaksi  keuangan lengkap
  • Testimoni mudah dibuat dan sangat mempengaruhi pelanggan

2. Kelemahan (Weakness)

  • Susah diakses di daerah yang sinyal internetnya kurang memadai
  • Hanya disediakan dalam bahasa Indonesia

3. Kesempatan (Opportunity)

  • Beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Maluku dan Papua masih meragukan pembelian barang melalui internet (jual beli online). Karena lokasi yang jauh dan hanya dapat diakses melalui pesawat dan kapal laut membuat masyarakat disana takut tertipu.
  • Menggunakan bahasa Indonesia sehingga memudahkan masyarakat melakukan jual beli online.

4. Ancaman (Threat)

  • Harus selektif dalam memverifikasi toko sehingga tidak terdapat barang palsu 
  • Mulai banyak marketplace yang bermunculan dan menawarkan layanan gratis ongkir.

 

Pelaku bisnis UKM adalah harus paham mengenai kondisi keuangannya. Hal yang dapat Anda gunakan adalah melalui analisis laporan keuangan yang saat ini dapat Anda buat dengan mudah melalui SISCOM Accounting Software. SISCOM adalah software akuntansi adalah salah satu contoh software yang membantu pembuatan laporan penjualan dan pembelian usaha mikro hingga laporan keuangan.

Blog
The latest blog.