Updates

Blog
02 Maret 2018
5 Masalah Akuntansi  Yang Harus Dihindari Agar Bisnis Anda Sukses

Menurut American Accounting Association (AAA), akuntansi adalah proses untuk mengidentifikasi, mengukur dan mengkomunikasikan informasi ekonomi untuk mendapatkan keputusan-keputusan yang tepat dari pengguna informasi.


Dalam sebuah perusahaan, jika pembukuan Anda tidak rapi, kurangnya kontrol atau pengetahuan terhadap akuntansi, hingga tercampurnya keuangan antara bisnis dan pribadi akan menyebabkan kebangkrutan.

Proses akuntansi sangat penting dalam sebuah perusahaan. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan laporan keuangan perusahaan yang tepat dan akurat sehingga mudah dipahami pemilik bisnis ataupun investor.

Namun hingga saat ini, banyak perusahaan yang masih menyepelekan urusan akuntansinya akibat ketidaktahuan pemilik usaha. Berikut adalah beberapa masalah yang harus Anda hindari:

  1. Tidak teliti menyimpan bukti transaksi

Beberapa pemilik bisnis bahkan tidak menyimpan bukti transaksi atau kwitansi pengeluaran bisnisnya. Ini adalah suatu kesalahan yang dapat menimbulkan permasalahan pajak, akuntansi dan arus kas perusahaan.

Akibatnya, saat ada audit keuangan, kwitansi dan nota dapat menjadi bukti yang sangat valid untuk mengetahui mengapa ada perbedaan angka dalam laporan keuangan perusahaan.

 

1. Kesalahan perhitungan

Perhitungan yang akurat dapat menjadi hal terpenting dalam akuntansi. Perhitungan yang tepat memberikan informasi finasisal perusahaan yang tepat pula. Kesalahan saat berhitung akan terjadi apabila sang akuntan terburu-buru atau sedang tidak fokus sehingga tidak mampu mendeteksi kesalahan berhitung yang terjadi.

Kesalahan perhitungan ini hal yang paling banyak terjadi, selain kesalahan input ataupun rekonsiliasi. Namun jika semua kesalahan ini bertumpuk, maka ini akan menjadi kesalahan yang besar terhadap laporan keuangan perusahaan. Apalagi jika kesalahan ini diketahu dalam kurun waktu yang cukup lama, ini akan memicu permasalahan yang jauh lebih kompleks lagi.

 

2. Kesalahan penulisan

Ini adalah kesalahan sepele namun menyebabkan masalah fatal. Misalnya Anda ingin menuliskan Rp 2.500.000, namun keliru menjadi Rp 25.000.000. Ini akan menyebabkan hasil menjadi tidak sinkrondan berpengaruh pada laporan keuangan Anda.

 

3. Piutang perusahaan.

Pembayaran yang lancar adalah hal yang paling menyenangkan dalam berbisnis. Namun, Anda harus cukup teliti juga untuk melacak piutang bisnis Anda. Jika Anda mengeluarkan kwitansi atau invoice, berarti piutang Anda akan tercatat dan pelanggan berhutang uang pada Anda. Proses hitung-hitungan piutang ini harus jelas dan transparan sehingga keuntungan yang Anda terima lebih jelas.

Namun yang menjadi persoalan, piutang perusahaan tidak selalu berjalan lancar. Terkadang bisa menjadi kesalahan dalam pencatatan piutang dan Anda tidka memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikannya.

 

4. Tidak menjadikan laporan keuangan sebagai strategi pengembangan bisnis

Untuk sebagian pemilik usaha, akuntansi mungkin hanya dilihat sebagai catatan keuangan perusahaan. Fungsinya tidak lebih dari menghitung saldo perusaahan atau kepentingan pajak.

Padahal, fungsinya bisa lebih dari itu. Laporan keuangan mampu menyajikan beragam informasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk pengembangan bisnis selanjutnya.

 

Agar bisnis Anda berjalan lancar, hindari sejumlah masalah akuntansi yang sering terjadi seperti yang sudah Anda sebutkan diatas untuk menghasilkan laporan keuangan yang tepat dan akurat salah satunya dengan menggunakan SISCOM Accounting Software. SISCOM dapat mendeteksi pencatatan error sehingga kesalahan akuntansi dapat diminimalisir dengan optimal.

                                                                                                                                          

Blog
The latest blog.