Updates

Blog
28 September 2018
Tunai VS Kredit, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memutuskan ​​​​​​​Membeli Barang

Di era modern sekarang ini, manusia dihadapkan dengan berbagai jenis kebutuhan dan kompleksnya kehidupan. Ini sangat berpengaruh kepada kebutuhan dasar manusia untuk memenuhi gaya hidup yang sarat dengan kebutuhan atau needs dan perubahan yang cenderung dinamis.

Persaingan pun dimana-mana. Mulai dari persaingan memperoleh status atau gelar tertentu, persaingan kerja, persaingan menunjukkan gaya hidup selayak mungkin. Dari situ semua seringkali menimbulkan kesenjangan ekonomi, yang pada akhirnya semua orang membutuhkan biaya dan uang agar gaya hidupnya terpenuhi.  Padahal secara prinsip ekonomi, seharusnya pengeluaran itu harus lebih kecil dari pendapatan.

Kondisi inilah yang dimanfaatkan oleh perusahaan pembiayaan atau multifinance untuk menalangi seluruh kebutuhan Anda dengan cara kredit. Kredit ini memungkinkan Anda untuk membeli barang diwaktu Anda belum mempunyai tunai untuk membayarnya.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan untuk membantu Anda memutuskan membeli barang tunai atau kredit.

1. Pilih Barang dengan Resale Value Tinggi

Jenis barang yang Anda beli akan berpengaruh terhadap nilai resale barang yang Anda beli tersebut. Misalkan Anda ingin membeli rumah, maka pilihan yang tepat adalah kredit. Meskipun Anda harus membayar angsuran, nilai rumah dan tanah tidak akan turun bahkan cenderung meningkat harganya. Jadi Anda tidak pernah rugi.

 

2. Biaya perawatan dan pajak

Entah yang Anda beli tunai atau kredit, pastinya setelah Anda memiliki properti, Anda harus membayar pajak. Ini belum termasuk biaya perawatannya. Semua jenis barang berbeda-beda. Sudahkan Anda memikirkan hal tersebut ?

 

3. Sisa Uang Jika Berbelanja Tunai

Jika dengan membeli secara tunai cenderung membuat Anda tidak punya lagi sisa uang untuk kebutuhan yang darurat, maka kredit juga bisa menjadi alternatif paling bijak. Dengan kredit, Anda bisa menggunakan sisa uang untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya urgent.

 

4. Jeli melihat bunga kredit rendah

Mengajukan kredit pasti Anda akan dihadapkan kepada dua istilah bunga mengambang (floating) dan bunga tetap (flat). Untuk bunga floating terkadang memang sedang turun dan berubah-ubah. Namun untuk bunga yang sifatnya tetap, maka dari awal pinjaman sampai akhir pelunasan sudah ditetapkan besaran bunga sekian persen dari pokok hutang. Oleh karena itu, jika ingin memilih kredit, pastikan bunganya tetap.

 

5. Sesuaikan angsuran dengan kemampuan jika memilih kredit

Jika Anda mampu sebaiknya berikan porsi angsuran maksimal hanya 1/3 dari penghasilan. Tetapi Anda juga mesti ingat bahwa Anda hanya akan menggunakan 2/3 dari gaji untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Sebenarnya, antara pembayaran tunai ataupun kredit tidak ada masalahnya. Semua memiliki kekurangan dan kelebihan. Yang Anda perlukan hanya strategi bagaimana Anda mengatur pilihan yang menurut Anda paling tepat. Jika memiliki usaha, jangan lupa untuk selalu gunakan software akuntansi SISCOM. Aplikasi SISCOM akan sangat memudahkan Anda untuk mengatur dan memisahkan keuangan usaha Anda. 

 

 

Blog
The latest blog.