Updates

Blog
29 September 2018
Anda Ingin Membangun Perusahaan Jasa ? Berikut Jenis Transaksi Usaha Jasa Yang Harus Anda Ketahui

Berbeda dari perusahaan dagang, perusahaan jasa menyediakan berbagai bentuk layanan. Karakteristik ini adalah pembeda yang membedakan perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Selain itu perbedaan lainnya karena bisnis jasa tidak ada bentuk fisiknya, maka jumlahnya sudah pasti sulit dihitung. Oleh karena itu perusahaan jasa tidak memberikan informasi harga pokok dari jasa yang dijualnya.

Transaksi perusahaan jasa secara umum sama. namun dalam kegiatan utama yang dilakukan, transaksi pada perusahaan jasa berbeda dengan yang dilakukan dengan perusahaan lain. Sehingga Anda harus mengetahui jenis-jenis transaksi apa saja yang dilakukan perusahaan jasa. Berikut penjelasannya:

 

1. Transaksi Pembelian

Transaksi yang sering dan pasti dilakukan oleh perusahaan jasa adalah transaksi pembelian peralatan dan perlengkapan kerja yang berguna untuk memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada pelanggan, setiap transaksi pembelian harus dicatat dengan baik dan benar kedepannya, perusahaan akan mencatat transaksi lain yang berhubungan dengan transaksi pembelian yang dilakukan.

 

2. Pendapatan

Perusahaan jasa dibuka dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Pendapatan dari perusahaan jasa yaitu pendapatan dari layanan yang telah diberikan. Oleh karena itu, para pengusaha jasa akan selalu mencoba memberikan layanan terbaik, sehingga pelanggan merasa puas dan bisnis terus beroperasi. Transaksi pendapatan juga wajib dicatat dalam pembukuan perusahaan baik dalam bentuk tunai maupun kredit.

 

3. Pembayaran Beban-beban

Selain mengeluarkan uang untuk membeli keperluan seperti peralatan dan perlengkapan untuk operasional perusahaan, untuk menunjang operasionalnya, perusahaan jasa juga mengeluarkan beban. Misalnya telepon, tagihan listrik, internet, administrasi dan beban lainnya.

 

4. Penerimaan Piutang

Penjualan atau jika diperusahaan jasa yakni pemberian layanan yang dilakukan secara kredit akan menimbulkan piutang. Sesuai dengan kebijakan atau kesepakatan yang dilakukan dengan pembeli maka konsumen dengan tagihan piutang akan melunasi pembayaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Sehingga pada waktu pelunasan piutang, perusahaan juga harus mencatatnya.

 

5. Penanaman dan Pengembalian Modal & Investasi

Saat mendirikan perusahaan pertama kali, tentu ada modal dari pemilik maupun investor. Semua investasi juga harus dicatat dengan baik apalagi jika dana atau modal yang diperoleh dari pihak lain. Dengan demikian pembagian hasil dan pengembaliannya jelas.

Itulah jenis-jenis transaksi perusahaan jasa yang umum dilakukan dan perlu diketahui. Sehingga Anda dapat menentukan pos atau akun dari setiap transaksi-transaksi yang terjadi secara benar. Dengan demikian Anda juga dapat mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan keuangan.

 

Untuk memudahkan Anda dalam mengelola keuangan perusahaan jasa, Anda dapat menggunakan Software Akuntansi SISCOM. SISCOM dapat membantu Anda menjalankan sistem akuntansi perusahaan dengan cepat. Anda hanya perlu menginput semua transaksi, SISCOM akan otomatis menyusunnya menjadi laporan keuangan.

Selain itu, masih banyak lagi fitur-fitur lain yang akan memudahkan pekerjaan Anda sehingga bisnis Anda akan sukses. Klik disini untuk info lebih lanjut.

Blog
The latest blog.