Updates

Blog
09 Oktober 2018
5 Hal Penting Pengaturan Arus Kas Yang Ternyata Dapat Berpengaruh Pada Kesuksesan Perusahaan

Arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.


Arus kas adalah salah satu bagian terpenting dalam sebuah perusahaan. Fungsi arus kas adalah agar Anda lebih mengetahui tentang pemasukan dan pengeluaran sehingga paham mengenai kondisi finansial sebenarnya.

  • Pentingnya mengatur arus kas perusahaan

Beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan, setidaknya ada beberapa aspek agar pengaturan kas berjalan dengan baik dan membantu meningkatkan kesuksesan perusahaan yaitu pertama Anda harus benar-benar paham mengenai konsep dan aturan arus kas terlebih dahulu. Ini menyangkut semua transaksi keuangan perusahaan dan ytata cara memasukkan ke dalam arus kas dan berbagai hal lainnya yang saling berhubungan.

Hal kedua, yaitu Anda harus menganalisis arus kas yang dapat membantu perusahaan untuk memahami ke area mana saja yang bermasalah dalam bisnis. Berkaitan dnegan hal ini, analisis dapat dilakukan dengan melihat komponen tiap arus kas. Misalnya saja, di perusahaan Anda terdapat masalah pada bagian pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan, maka Anda harus mengevaluasi pada bagian tersebut.

Ketiga adalah perbaiki arus kas perusahaan agar perusahaan yang Anda miliki semakin sukses. Caranya adalah dengan menekan dan menunda arus kas keluar. Inilah yang menjadi faktor kunci untuk mengatur arus kas masuk dan arus kas keluar.

Arus kas masuk adalah komponen dari hasil penjualan barang dan jasa kepada konsumen. termasuk juga pinjaman utang dari pihak lain misalnya investor dan bank. Sedangkan yang dimaksud dengan arus kas keluar adalah hal yang menyangkut utang keluar dari arus kas perusahaan misalnya contohnya untuk perusahaan dagang, pengeluaran terbesarnya adalah pembelian stok. Selain itu, pembayaran utang juga termasuk arus kas keluar.

  • Bagaimana mengaturnya dengan baik

Semua perusahaan menginginkan keuntungan. Hal ini dapat dilakukan salah satunya dengan cara mengatur arus kas dengan benar. Menurut salah satu akuntan ternama di Indonesia, berikut adalah beberapa hal penting yang harus dilakukan untuk mengatur arus kas.

1. Tentukan Budget dan Break Even Point (BEP)

Menentukan BEP dalam usaha, akan sangat membantu dalam mengatur arus kas perusahaan. Tujuannya adalah untuk mencapai target lebih awal dan dapat digunakan dalam memproyeksikan arus kas selanjutnya.

2. Fokus pada manajemen arus kas yang baik

Pastikan Anda fokus saat melakukan pengaturan arus kas terutama yang berkaitan dengan manajemen pengaturannya. Apabila perusahaan sudah mencapai BEP, jika memang manajemen Anda baik maka keuntungan bisa dimasukkan ke arus kas tersebut untuk keperluan berikutnya. Sedangkan jika belum, Anda sepertinya perlu melakukan evaluasi agar pengeluaran tidak terlalu membengkak.

3. Tingkatkan omzet penjualan

Salah satu cara untuk melakukan evaluasi apabila break even point tidak tercapai adalah dengan meningkatkan omzet penjualan. Cara ini bisa sangat berpengaruh kepada arus kas yang dapat mengarah ke sisi positif dengan bertambahnya omzet penjualan.

4. Dorong pelanggan untuk membayar tagihan lebih cepat

Faktor lain yang dapat "menghambat" arus kas adalah keterlambatan konsumen yang membayar tagihan atau piutang. Sebaiknya, Anda terapkan jangka waktu minimal pembayaran, misalnya mulai 10 hari, 30 hari atau 60 hari.

Perusahaan bisa mempercayakannya kepada salah satu karyawan untuk melakukan tagihan maupun pengawasan. Tawarkan pula promo menarik, semisalnya potongan harga ataupun promo lainnya. Jangan lupa untuk membuat perjanjian tertulis agar memberikan bukti yang otentik.

Agar Anda dapat melakukan pengamatan secara realtime, Anda bisa menggunakan software yang dirancang untuk pengaturan arus kas seperti SISCOM Accounting. SISCOM dapat meminimalisisr kesalahan dan juga lebih mudah dan cepat untuk mencapai target usaha Anda.

5. Pantau aktivitas kas dengan software akuntansi

Hal akhir yang harus Anda lakukan adalah dengan memantau secara berkala pengaturan arus kas. Memang dalam melakukan pengamatan dibutuhkan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan apapun. Apalagi secara manual.

Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan software akuntansi yang dirancang untuk pengaturan arus kas seperti Software Akuntansi SISCOM. Dengan menggunakan SISCOM, kesalahan perusahaan dalam pembukuan dapat diminimalisir.

 

Blog
The latest blog.